Jakarta, 30 Agustus 2026 – Dunia balap motor Malaysia berduka setelah pembalap muda Farres Putra Mohd Fadhill meninggal dunia akibat kecelakaan saat mengikuti Malaysian Cub Prix Championship 2026. Farres yang berusia 18 tahun mengalami kecelakaan pada balapan kelas CP150 di Litar Permotoran Terengganu, Sabtu (29/8/2026).
Farres merupakan pembalap CKJ Racing dan menggunakan nomor balap 33. Insiden terjadi ketika balapan baru dimulai dan kemudian membuat Farres harus mendapat penanganan medis sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Kecelakaan Terjadi di Lap Pertama
Tragedi tersebut terjadi pada final kelas CP150 dalam putaran kelima Malaysian Cub Prix Championship. Farres mengalami kecelakaan di Tikungan 3 pada lap pertama.
Menurut kepolisian Kuala Terengganu, kecelakaan tersebut melibatkan tiga sepeda motor yang bertabrakan. Rangkaian benturan kemudian menyebabkan Farres mengalami cedera serius.
Persatuan Sukan Bermotor Malaysia (MAM) menyatakan petugas medis langsung memberikan pertolongan kepada Farres di lokasi kejadian. Respons cepat tim medis dan petugas darurat menjadi bagian penting dalam upaya menyelamatkan pembalap muda tersebut.
Farres Dilarikan ke Rumah Sakit
Setelah mendapatkan pertolongan awal di sirkuit, Farres kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Hospital Sultanah Nur Zahirah (HSNZ), Kuala Terengganu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Namun, kondisi cedera yang dialaminya sangat serius. Farres akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis di rumah sakit.
Kepolisian kemudian mengonfirmasi bahwa pemeriksaan forensik menemukan multiple injuries atau sejumlah cedera pada tubuh sebagai penyebab kematian Farres. Autopsi dilakukan di Departemen Forensik HSNZ pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 hingga 23.55 waktu setempat.
Balapan ProAm Dibatalkan
Kecelakaan tersebut turut berdampak terhadap rangkaian perlombaan. Sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempertimbangkan situasi setelah insiden, kelas ProAm yang dijadwalkan berlangsung setelah CP150 dibatalkan.
MAM menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Farres, rekan setim, teman-teman, serta seluruh komunitas olahraga otomotif Malaysia. Organisasi tersebut juga memberikan apresiasi kepada tim medis, petugas darurat, pejabat perlombaan, dan penyelenggara yang menangani kecelakaan.
Penyebab Kecelakaan Masih Ditelaah
MAM menyatakan kondisi dan faktor yang berkaitan dengan kecelakaan akan ditangani sesuai prosedur olahraga serta ketentuan keselamatan yang berlaku. Karena itu, detail mengenai penyebab awal terjadinya tabrakan belum dapat disimpulkan secara final.
Kepergian Farres menjadi pukulan bagi dunia balap Malaysia. Di usia yang masih sangat muda, ia harus mengakhiri perjalanan di dunia balap setelah insiden tragis yang terjadi hanya beberapa saat setelah balapan CP150 dimulai.
Kecelakaan tersebut sekaligus kembali menyoroti pentingnya aspek keselamatan dalam olahraga balap motor, terutama ketika pembalap menghadapi persaingan ketat sejak lap pertama.






