Jakarta, 4 Oktober 2026 – Sejumlah peristiwa politik nasional menjadi perhatian sepanjang sepekan terakhir, mulai dari perombakan Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto hingga selesainya Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) gelombang II yang diikuti ribuan aparatur sipil negara (ASN). Pergantian sejumlah pejabat strategis pemerintahan menjadi salah satu agenda utama pada awal Oktober. Selain itu, Presiden juga melantik jajaran baru Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Presiden Prabowo pada Kamis (1/10) melantik Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggantikan Djamari Chaniago. Dudung sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Posisi yang ditinggalkannya kemudian dipercayakan kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo setelah menyelesaikan tugas sebagai Kapolri. Pergantian tersebut menjadi bagian dari penataan sejumlah posisi strategis di pemerintahan.
Pada kesempatan yang sama, Presiden melantik sejumlah menteri, wakil menteri, dan pimpinan lembaga. Arrmanatha Christiawan Nasir dilantik menjadi Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono, sementara Muhammad Sarmuji dipercaya menjadi Menteri Perindustrian. Bahlil Lahadalia mendapat tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi dan tetap menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM. Suyudi Ario Seto juga dilantik sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Dinamika politik berlanjut sehari kemudian ketika Presiden Prabowo melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10). Pratikno dipercaya menjadi Ketua Wantimpres dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua. Keanggotaan lembaga tersebut diisi tokoh dari beragam latar belakang, termasuk Sinta Nuriyah, M. Quraish Shihab, dan Rocky Gerung. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 107/P tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.
Peristiwa politik lainnya datang dari parlemen setelah Rapat Paripurna DPR menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2027 untuk disahkan menjadi undang-undang. Persetujuan diberikan dalam Rapat Paripurna Ke-7 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027. Seluruh fraksi partai politik dalam rapat tersebut menyatakan persetujuan terhadap RUU APBN 2027. Agenda ini menjadi salah satu keputusan penting DPR sepanjang pekan terakhir.
Sementara itu, sebanyak 2.241 ASN menyelesaikan Latsarmil Komcad gelombang II pada Selasa (29/9). Pelatihan tersebut sebelumnya dimulai pada 24 Agustus 2026 dan menjadi bagian dari program pembinaan Komponen Cadangan. Penutupan kegiatan menandai berakhirnya rangkaian latihan yang diikuti ribuan ASN. Program tersebut berkaitan dengan penguatan kesiapan sumber daya manusia dalam kerangka bela negara.
Rangkaian peristiwa selama sepekan memperlihatkan perubahan penting dalam struktur pemerintahan sekaligus berlangsungnya sejumlah agenda kelembagaan negara. Perombakan kabinet dan pergantian pimpinan Polri membawa sejumlah pejabat ke posisi baru, sementara pembentukan komposisi Wantimpres memperkuat jajaran pemberi pertimbangan kepada Presiden. Di sisi lain, keputusan DPR mengenai APBN 2027 dan rampungnya Latsarmil Komcad ASN menjadi bagian dari agenda nasional yang berjalan bersamaan. Perkembangan selanjutnya akan berkaitan dengan pelaksanaan tugas para pejabat baru serta tindak lanjut kebijakan yang telah diputuskan sepanjang pekan ini.





