Jakarta, 30 April 2026 – Motorola resmi mengungkap harga ponsel lipat terbarunya, Motorola Razr Fold, yang diklaim lebih kompetitif dibandingkan perangkat sejenis dari para pesaing di pasar global.
Dalam pengumumannya, Motorola menargetkan segmen pengguna yang menginginkan teknologi layar lipat dengan harga yang lebih terjangkau. Strategi ini dinilai sebagai upaya memperluas adopsi smartphone lipat yang selama ini identik dengan harga premium.
Perangkat Razr Fold hadir dengan desain lipat modern yang menggabungkan fungsi ponsel dan tablet dalam satu perangkat. Selain itu, Motorola juga menyematkan sejumlah peningkatan pada sektor performa, kamera, serta daya tahan baterai untuk bersaing di kelasnya.
Para analis teknologi menilai bahwa langkah Motorola ini dapat memicu persaingan harga di pasar ponsel lipat, yang selama ini didominasi oleh merek besar seperti Samsung dengan seri Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip.
Dengan harga yang lebih kompetitif, Motorola berpotensi menarik konsumen yang sebelumnya ragu untuk beralih ke perangkat lipat karena faktor biaya. Hal ini juga dapat mempercepat pertumbuhan pasar smartphone lipat secara keseluruhan.
Namun demikian, faktor harga bukan satu-satunya penentu keberhasilan. Konsumen juga mempertimbangkan kualitas layar, daya tahan engsel, serta dukungan perangkat lunak dalam jangka panjang.
Motorola optimistis bahwa kombinasi harga dan fitur yang ditawarkan Razr Fold mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi guna memenuhi kebutuhan pengguna modern.
Peluncuran ini menjadi bagian dari tren industri teknologi yang terus bergerak menuju perangkat dengan desain fleksibel. Ke depan, ponsel lipat diprediksi akan semakin populer seiring dengan perkembangan teknologi dan penurunan harga.
Dengan strategi harga yang agresif, Motorola berharap dapat memperkuat posisinya di pasar global sekaligus menghadirkan alternatif menarik bagi konsumen yang ingin mencoba teknologi terbaru tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.



