Jakarta, 21 Juli 2026 – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan semakin meluas ke berbagai perangkat sehari-hari, termasuk kacamata pintar. Melalui Infinix AI Glasses, perusahaan menghadirkan perangkat wearable yang tidak hanya berfungsi sebagai aksesori, tetapi juga sebagai asisten digital yang mampu membantu berbagai aktivitas pengguna. Salah satu kemampuan paling menarik dari perangkat ini adalah fitur penerjemahan bahasa secara real-time yang diklaim mendukung hingga 169 bahasa. Dengan menggabungkan teknologi AI, kamera, mikrofon, serta konektivitas ke smartphone, Infinix AI Glasses menawarkan pengalaman baru dalam berkomunikasi, bekerja, maupun bepergian ke luar negeri. Kehadirannya menunjukkan bahwa kacamata pintar mulai berkembang menjadi perangkat yang lebih praktis dan memiliki manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Dari sisi desain, Infinix AI Glasses tampil layaknya kacamata biasa sehingga tidak memberikan kesan sebagai perangkat elektronik yang mencolok. Bingkainya dibuat ramping dengan bobot yang ringan agar tetap nyaman digunakan dalam waktu lama. Penempatan kamera, speaker, dan mikrofon dirancang menyatu dengan frame sehingga tidak mengganggu tampilan keseluruhan. Pendekatan desain seperti ini membuat pengguna dapat mengenakan perangkat dalam berbagai situasi, mulai dari bekerja, menghadiri pertemuan, hingga bepergian tanpa menarik perhatian berlebihan. Material yang digunakan juga memberikan kesan premium sekaligus cukup kokoh untuk menunjang penggunaan harian.
Kemampuan penerjemahan bahasa menjadi fitur unggulan yang membedakan Infinix AI Glasses dari perangkat wearable lainnya. Melalui dukungan kecerdasan buatan, kacamata ini mampu menerjemahkan percakapan secara real-time dalam hingga 169 bahasa sehingga memudahkan komunikasi dengan orang dari berbagai negara. Proses penerjemahan berlangsung cepat melalui koneksi dengan aplikasi pendamping di smartphone, kemudian hasilnya disampaikan melalui speaker internal maupun tampilan pada perangkat yang terhubung. Fitur ini berpotensi membantu wisatawan, pelaku bisnis internasional, hingga pengguna yang sedang mempelajari bahasa asing. Dengan cakupan bahasa yang sangat luas, Infinix AI Glasses menawarkan solusi komunikasi yang jauh lebih praktis dibandingkan harus terus membuka aplikasi penerjemah di ponsel.
Selain kemampuan menerjemahkan bahasa, perangkat ini juga dibekali berbagai fitur berbasis AI yang mendukung produktivitas pengguna. Asisten suara memungkinkan pengguna menjalankan sejumlah perintah tanpa perlu menyentuh smartphone, seperti mencari informasi, membuat pengingat, atau mengontrol fungsi tertentu. Kamera yang terintegrasi dapat dimanfaatkan untuk mengambil foto maupun merekam video dari sudut pandang pengguna, sehingga cocok digunakan untuk mendokumentasikan aktivitas sehari-hari. Teknologi AI juga mampu mengenali objek maupun teks tertentu untuk kemudian memberikan informasi tambahan sesuai kebutuhan. Seluruh fungsi tersebut dirancang agar pengguna dapat memperoleh akses informasi secara lebih cepat dan praktis melalui satu perangkat yang dikenakan di wajah.
Dalam penggunaan sehari-hari, Infinix AI Glasses memberikan pengalaman yang cukup nyaman berkat antarmuka yang sederhana dan mudah dipelajari. Koneksi dengan smartphone berlangsung relatif cepat sehingga berbagai fitur dapat langsung digunakan setelah proses pemasangan awal selesai. Speaker dengan desain open-ear memungkinkan pengguna tetap mendengar suara dari lingkungan sekitar sehingga penggunaan terasa lebih aman ketika berada di ruang publik. Daya tahan baterai juga dirancang mampu mendukung aktivitas harian dengan penggunaan normal, sementara proses pengisian ulang dapat dilakukan dengan praktis melalui sistem pengisian yang disediakan. Kombinasi kenyamanan dan kemudahan penggunaan menjadi salah satu nilai tambah yang membuat perangkat ini menarik bagi pengguna yang baru pertama kali mencoba kacamata pintar.
Meski demikian, Infinix AI Glasses masih memiliki sejumlah keterbatasan yang perlu diperhatikan. Sebagian besar fitur cerdasnya bergantung pada koneksi internet dan smartphone sehingga pengalaman penggunaan dapat berkurang ketika jaringan tidak stabil. Akurasi penerjemahan juga sangat dipengaruhi oleh kualitas suara, kecepatan berbicara, serta kondisi lingkungan di sekitar pengguna. Pada lokasi yang ramai atau bising, hasil pengenalan suara berpotensi mengalami penurunan akurasi sehingga memengaruhi proses penerjemahan. Selain itu, seperti perangkat wearable berbasis AI lainnya, pengguna juga perlu memperhatikan aspek privasi ketika memanfaatkan fitur kamera maupun mikrofon di ruang publik.
Secara keseluruhan, Infinix AI Glasses menghadirkan gambaran mengenai arah perkembangan perangkat wearable yang semakin mengandalkan kecerdasan buatan untuk membantu aktivitas sehari-hari. Kemampuan menerjemahkan hingga 169 bahasa secara real-time menjadi daya tarik utama yang membuka peluang baru bagi komunikasi lintas negara, baik untuk kebutuhan perjalanan, pendidikan, maupun pekerjaan. Ditambah dengan desain yang ringan, fitur kamera, asisten AI, serta kemudahan konektivitas, perangkat ini menawarkan pengalaman yang lebih lengkap dibandingkan sekadar kacamata pintar konvensional. Bagi pengguna yang ingin mencoba teknologi wearable generasi baru dengan fokus pada produktivitas dan komunikasi global, Infinix AI Glasses menjadi salah satu inovasi yang layak mendapat perhatian di pasar perangkat pintar saat ini.





